Minggu, 14 November 2010
sepatu senam
Di setiap minggunya ada kegiatan rutin yaitu senam bersama di kampus 2. Senam yang juga diikuti oleh ibu-ibu di lingkungan sekitar. Malam sebelumnya, Tania begadang nonton tv di ruang tengah asrama. Sehingga ia tidur larut malam. Baru jam 2 dini hari ia baru kembali ke kamarnya. Tania sudah menyetel alarm tepat pukul 4, saat adzan subuh berkumandang. Karena besok adalah hari minggu, Tania ingin sesekali mengikuti olahraga pagi. Katanya sie, banyak cowok-cowok yang ganteng yang ikut olahraga disitu. Lalu Tania segera pergi tidur, ditemani dengan iringan lagu Edcoustic, penyanyi favoritnya yang sedang mengalunkan tembang Muhasabah Cinta, yang ia dengar melalui earphone hp. Ia melihat Susan yang tertidur dibawah ranjangnya, mengingat ranjang mereka merupakan ranjang susun. Dan posisi Susan berada dibawah ranjang Tania.
“Tan,, ayoo bangunn sudah subuh..” tegur Susan sambil mengguncang-guncangkan badan Tania
“ hee,, iyyaa bentar lagi San.. kau saja duluan. Nanti aku segera menyusul.” Jawab Tania setengah sadar.
Alarm yang ia pasang ternyata sama sekali tak membangunkan Tania, yang tertidur lelap.
Susan segera keluar kamar dan mengambil wudhu untuk solat subuh. Susan memberinya waktu sampai ia selesai solat subuh pada Tania. Namun, selesainya Susan solat subuh, Tania tak kunjung bangun. Malah makin merapatkan selimutnya sampai menutupi kepalanya. Susan segera mengganti pakaian dengan pakaian olahraga.
“ Tan ayoo bangun,, kamu belum solat subuh.”
“ iya, bentar lagi San,, 5 menit lagii..” jawab Tania malas
“ daritadi 5 menit,, sekarang sudah hampir setengah jam, kamu bilang 5 menit lagi..”
“ hmmm… iyyyaaa..”
“ kamu jadi gag, ikut olahraga di kampus 2? Katanya kemarin pengen banget ikuut.”
“ memangnya kamu gag mau liad Toni, cowo inceran kamu itu, dikampus 2.. kan dia juga sering ikut olahraga pagi disana Tan..” rayu Susan
“ hah!! Masa!! Yang bener kamu San.. serius ahh..” tiba-tiba Tania bangun ketika Susan menyebut-nyebut nama Toni.
Sudah hampir sebulan ini, Tania suka sama Toni, mahasiswa beda jurusan dengannya tapi 1 angkatan. Pertama kali bertemu saat Tania mendorong motornya mogok, gara-gara keabisan bensin. Dan Toni datang menghampiri menawarkan bantuan untuk mendorong motornya sampai pom bensin yang terdekat. Disaat itu Tania mulai menyukai Toni. Apalagi Toni adalah mahasiswa fakultas seberang yang tak jauh dari fakultasnya. Tania semakin semangat untuk mendapatkan info tentang Toni.
“ yaudah San.. aku segera ganti baju yaa.. kamu tungguin aku..” Tania beranjak turun dari ranjang
“ jangan lupa salat subuh dulu, baru ganti baju..” Susan mengingatkan.
“ pasti sistaaa...” teriak Tania sambil berlari keluar menuju kamar mandi.
Begitu selesai solat dan ganti pakaian, ternyata Susan pergi meninggalkan Tania. Susan berangkat duluan bersama penghuni asrama yang lainnya. Setelah merapikan kerudungnya, ia segera mengambil sepatu di rak tanpa diperhatikan karena terburu-buru. Jam sudah menunjukkan jam 06.00. sudah sangat telat untuk senam. Ia segera memakai sepatu dan setengah berlari segera menyusul Susan dan yang lainnya.
Selama perjalanan, Tania merasa setiap orang yang berpapasan dengan dirinya memasang senyum menyindir. Orang-orang itu, memperhatikan Tania dari ujung kepala sampai ujung kaki. Lalu tertawa kecil. Namun, sejenak Tania berhenti dan memandang kembali orang-orang itu.
“ mereka tak pernah melihat cewek cantik apa!!” umpat Tania dalam hati.
Tania tak memikirkan kembali. Tania melanjutkan perjalanannya menuju kampus 2. sambil sesekali berlari kecil, untuk menghemat waktu. Sebenarnya jarak antara asrama dengan kampus 2 tak jauh, hanya cukup 5 menit sudah sampai. Tapi berhubung, Tania masih mengantuk dan juga lelet, jadi butuh waktu 15 menit untuk sampai ke kampus 2.
Tania memasuki gerbang kampus 2, ia langsung menyorot dari ujung ke ujung, untuk mencari Susan dan yang lainnya. Didapatnya Susan dan teman-teman tengah asyik mengobrol dibawah pohon sambil menunggu acara senam dimulai. Tania langsung tersenyum, dan berlari menghampiri mereka. Namun, baru beberapa langkah, Tania melihat Toni sedang berlari mengelilingi lapangan bersama teman-temannya yang tak kalah ganteng. Sejenak Tania terhenti dan memandang Toni dari kejauhan. Senyum menghiasi wajah imut Tania. Jantung Tania berdegup dengan kencang saat Toni, berlari ke arahnya. Jantungnya semakin cepat berdetak. Tania jadi salah tingkah. Ketika Toni berlari melewatinya, Tania melihat Toni tersenyum padanya. Senyumnya manis sekali. Membuat Tania meleleh, seakan-akan es krim yang dijemur di tengah terik matahari.
“ Susaaannnn...!!!!!” teriak Tania setengah berlari menghampiri Susan
Susan sedikit terkejut, ketika tiba-tiba Tania memeluknya dari belakang.
“ astagfirullahaladzim.. Tania.. bikin kaget aja dehh”
“ hehehe.. maaf-maaf. Oia, udah mulai belum sie senamnya?”
Tanya Tania sambil cengar-cengir
“ belum nie, radio kaset yang biasa buat senam, belum disiapin. Lagipula instruktur senamnya, juga belum datang tau. Payah nie…” keluh Susan
“ oh gitu.. syukur deh..” kali ini Tania tak memandang Susan, matanya terpusat pada makhluk adam yang bernama Toni.
Susan menyadari, kalau temannya itu, tak memperhatikan apa yang dia ucapkan. Susan mengikuti kemana arah mata Tania.
“ hmm.. pantesss,, daritadi dicuekin,, lagi ngeliatin Toni tohh…” ucap Susan sambil memukul pundak Tania, agar sadar.
“ heheh… tau aja kamu San. Oia, hari ini aku cantik banget yaa..”
“ hah! Mank kenapa?”
“ daritadi banyak yang merhatiin aku tersu senyum sama aku..”
Susan memperhatikan sahabatnya ini, dari ujung kepala sampai ujung kaki. Ketika perhatiannya sampai pada ujung kaki, Susan langsung menggeleng-gelengkan kepala. Baru ingin saja memberitahu Tania, Tania sudah keburu menarik tangannya, ke tengah lapangan. Agar mendapatkan barisan paling depan. Susan yang ingin bicara, bahkan tak diberi kesempatan bicara.
Selama senam, Tania dengan semangat 45, mengikuti gerakan struktur senam. Apalgi tak jauh ada Toni yang sedang duduk istirahat bersama teman futsalnya. Selagi asyik senam, tak jarang ia mendengar suaru cekikikan ibu-ibu lain yang ikut senam.
Susan tak tahan dengar suara cekikikan ibu-ibu itu, ia segera menarik tangan Tania, untuk pulang ke asrama. Tania bingung kenapa Susan mengajaknya pulang. Tania gag mau pulang, karena masih ada Toni disitu. Dengan setengah berteriak Tania, bertanya pada Susan.
“ Susanti Atmawijaya,, kenapa kamu narik-narik tangan aku sie..!!” bentak Tania dengan nada yang lumayan cukup tinggi.
“ Tania Rahardi Kusuma.. dengerin baik-baik ya, aku ingin kita pulang.. negerti?”
“ kita? Kamu ajah gih yang pulang, napa harus aku sie,, aku masih pengen disini San..”
“ Tan,, kamu masih bertahan dengerin cekikikan ibu-ibu ataupun orang lain yang ngeliat kamu..?”
“ lho.. memang salah aku apa, sampai-sampai mereka ngeliatin aku?”
“ lho ya pasti ada yang salah sama kamu. Kenapa orang- orang di sepanjang jalan, Toni,dan Ibu-ibu pada tersenyum ngeliad kamu?”
“ memangnya kenapa? Bukannya karena aku cantik..”
“ ok, memang kamu cantik. Tapi kamu gag perhatiin sepatu yang kamu pakai yaa…
“ hah. Sepatu?”
Seketika Tania melihat kebawah. Melihat sepatunya. Apa ada yang salah dengan sepatunya.
Betapa terkejutnya Tania, ketika melihat sepatunya.
Ternyata dia memakai sepatu yang berbeda antara yang kanan dengan yang kiri. Tania langsung tersenyum meringis, dan menarik tangan Susan untuk segera kembali ke asrama. Susan hanya tertawa kecil melihat tingkah sahabatnya yang menahana malu itu.
Rabu 7 juli 2010
Hari ini sebenarnya gag da niat mau pergi. Bangun aja jam 10.30. begitu melihat hp, rupanya ada sms. Dari temen lama, yaitu ami. Temen gw 1 sd, 1 smp, 1 sma. Hampir 3 tahun kami bersama. Hanya kuliah saja kami berbeda. gw di UIN dia BSI. Walaupun begitu, kami terkadang masih menjalin komunikasi. Hari itu, ami lagi bosen di rumah, begitu juga dengan gw, yaudah akhirnya kami memutuskan untuk pergi nonton ke Binplas. Kami berangkat selepas dzuhur. Akhirnya gw ngerasain lagi naik angkot. Maklum beberapa bulan ini, gw lebih suka bepergian dengan motor. Untuk kali ini saja, gw lagi males bawa motor, karena bensinnya habis dan juga bannya yang mengkhawatirkan. Yaudah mending berangkat dengan angkot saja. Kalo di hitung-hitung sama saja. Gag ada rugi-untungnya ke binplas pake motor ataupun dengan angkot.
Yaudah dengan dipayungi awan mendung kami berangkat. Tidak membutuhkan waktu lama untuk menunggu angkot yang kosong. Karena angkot langsung muncul. Dengan tarif sebesar 3000, kami sampai di Binplas. Sebelum ke bioskop di lantai 3, gw nemenin ami buat ngambil uang di atm dulu. Setelah itu, kami langsung melihat jadwal film yang sedang di putar. Hari itu, kalau tidak salah di studio 1 ada 3 hati, studio obaman anak menteng, studio 3 tanah air beta, studio 4 red cobex, dan studio 5 ada laskar cilik. Setelah menimbang-nimbang, kami memilih studio 4 red cobex. Dengan tiket sebesar 15000, kami memilih kursi E 9&8. karena jam tayang sekitar jam 3, sedangkan sekarang masih jam 1 lewat, akhirnya kami menghabiskan waktu dengan berkeliling.
Kami mampir untuk sekedar menyantap sebuah hamburger dan pepsi cola dengan harga 10000 dan juga chesee burger dan pepsi cola seharga 12000. kami langsung melahap makanan tersebut setelah menunggu sekian lama di AH. Setelah selesai makan, ami pengen banget beli es krim di mcdonald. Namun sayang begitu kami sampai di stannya, yang gag jauh dari AH, ternyata es krimnya sudah habis. Yasudah, kami lagi-lagi melanjutkan perjalanan menghabiskan waktu. Mondar-mandir kami bolak-balik ke bioskop. Hahaha,,, mungkin sang penjaga sampai bosan melihat kami bolak-balik masuk-keluar.
Setelah menunggu sekian lama, akhirnya jam tayang pun di mulai. Sudah jam 3, kami pun langsung berburu masuk. Di dalam studionya, lagi-lagi amy ngidam pengen beli popcorn yang seharga 6000. padahal dulu harganya 5000 ternyata sekarang sudah naik 1000 jadi 6000. yasudah.. dengan membeli popcorn yang rasa asin. Kami menikmati jalan ceritanya.
Red cobex, lumayan lucu,, walaupun bagi gw sama sekali gag menarik. Ya sudah, berpura-pura senang lah. Tertawa untuk hal yang bagi gw sama sekali gag lucu adalah sebuah perbuatan penghormatan untuk yang menciptakan film tersebut. Hampir 1 jam 45 menit gw duduk menikmati cerita aneh itu. Dengan make up yang bagi gw berlebihan hanya untuk seorang preman perempuan. Cerita sebuah gerombolan preman yang baik hati. Dengan di dukung oleh tika panggabean, indy barends, cut mini, sarah sechan, lukman sardi, dan juga revalina s. Temat. Cerita yang disuguhkan dengan berbagai macam latar budaya ini, yang di wakilkan oleh red cobex.
Dan kalian tahu apa? Gw baru menyadari kalau pengertian red cobex itu, menyindir komunitas kapak merah. Perhatikan saja arti dari red cobex yaitu cobek merah. Yah, cobek yang biasa buat ibu-ibu mengulek sambel. Dan gw baru menyadari itu setelah selesai menonton. Haduh, benar-benar deh lagi lemot banged waktu nonton. Gag tau kenapa kok kayaknya bener-bener ga tertarik nonton red cobex. Ketika itu tidak terlalu banyak yang menonton. Paling sebagian besar yang nonton adalah para keluarga yang menghabiskan sisa masa liburan dengan nonton film. Itu yang terlihat kala itu, para orang tua yang membawa serta ke lima anaknya. Seorang ibu yang sedang membelikan popcorn dan soft drink untuk nonton. Terlihat sangat begitu jelas. Mengingat hari senin besok adalah hari masuk sekolah.
Setelah selesai menonton, kami langsung menuju toilet. Tempat favorit setelah nonton itu ya toilet. Karena kedinginan di dalam studio, mungkin membawa hasrat untuk buang air kecil. Karena bau, akhirnya gw hanya menunggu di luar saja. Akhirnya setelah selesai segala urusan. Ami tetap bersikukuh untuk membeli es krim. Beruntungnya, es krim yang tadinya sudah habis, kini sudah ada kembali. Tanpa menunggu komando, amy langsung mengantri di barisan antrian. Setelah sukses mendapatkan es krim di tangan, tak sengaja kami bertemu dengan Andika with his girlfriend.
Andika ini saudaranya ami dan juga teman waktu sd. Banyak yang berubah dari Dika. Dulu Dika agak gemukan, namun sekarang terlihat kurus. Dan juga sekarang Dika itu seorang perokok. Ternyata sekarang Dika kerja dan ga kuliah. Ternyata hari itu Dika abis nemenin pacarnya ujian mandiri di UIN. Dan mereka datang ke Binplas untuk nonton. Beberapa menit kami berbincang, saling menyapa dan mengejek tentunya. Setelah Dika dan pacarnya pamit pergi untuk nonton karena sudah waktunya, kami pun juga langsung beranjak dari bangku dan melangkah menuju eskalator. Kami memilih untuk pulang.
Ternyata di luar cuaca mendung, sangat gelap. Apalagi sudah gerimis. Yaudah kami buru-buru menuju perempatan bintaro untuk naek angkot d18. tak menunggu waktu lama untuk mendapatkan angkot d18, karena pada saat itu pas sekali ada angkot yang sedang ngetem. Selama perjalanan ternyata hujan turun dengan deras sekali. Jam menunjukkan pukul 5 lewat, hampir magribh. Tengah perjalanan, di angkot, kami memutuskan untuk mampir untuk makan mie ayam. Tempat dulu favorit kami untuk makan mie ayam semasa SMA. Beruntung setelah menunggu hujan reda, dengan ditemani gerimis, kami pun menerjang malam dengan semangat. Semangat untuk makan mie ayam. Untuk makan mie ayam saja kok, butuh perjuangan ya?? Huhfftt.....
Sesampainya di tempat mie ayam, kami langsung memesan 2 porsi mie ayam. Penjualnya sudah akrab dengan kami. Selain karena masih terhitung tetangga, tempat ini benar-benar menjadi tempat favorit kami, ketika pulang sekolah hampir magribh, kami tidak langsung pulang, melainkan mampir dulu ke tempat mie ayam.
backstreet
Lagi lagi dia ragu akan perasaannya. Aku sempat bingung, sudah diberikan kesempatan kedua, namun malah begini jadinya. Susah ya menjadi tempat pelarian. Selalu tersakiti. Menjadi pihak yang terbebani dengan perasaan sendiri yang selalu saja memberikan harapan yang kelewat tinggi padanya. Pada mulanya tidak ingin memberikan harapan yang berlebih, namun hati ini terlalu rapuh sehingga dengan mudahnya ia mempermainkan kembali perasaan ini. Keraguan yang ia rasakan teramat menyakitkan. Tak ada kata ragu dalam suatu hubungan.
Semua ini karena kebodohan ku yang memberikannya kesempatan kedua, setelah ia dengan terang-terangan bercerita pada ku, kalau ia telah disakiti dan dipermainkan oleh seorang perempuan yang ia sukai. Ia bercerita seakan-akan hanya ia yang merasakan sakitnya menjadi permainan. Aku hanya masa bodoh saja. Aku bahkan mengucap rasa syukur, kalau ia merasakan hal itu juga. Walaupun kejam, tapi memang harus begitu. Ia terus bercerita, dan tidak pernah merasakan, membayangkan bagaimana perasaanku sebagai mantannya. Ia bercerita ia sangat mencintai perempuan itu. Bercerita tanpa dosa. Setelah ia puas menceritakan dari A-Z tentang hubungannya dengan perempuan itu yang sudah berakhir. Padahal mereka baru saja memulai proses pendekatan, tapi nyatanya perempuan itu malah memilih laki-laki lain daripada dia.
Di ujung sms’a, ia malah mengajakku untuk balikan dengannya. Setelah apa yang ia lakukan selama ini pada ku, dengan gampangnya mengajak balikan. Ada sedikit dendam di lubuk hatiku. Tapi sungguh aku tidak ingin melampiaskannya. Aku mengulur waktu, ketika ia terus bertanya bersediakah aku untuk balik lagi dengannya. Aku terus memantapkan kata-katanya. Ingat yang aku tulis hanya memantapkan kata-katanya, bukan hatinya. Karena aku tahu, sesungguhnya hatinya bukan untukku. Aku terus meyakinkan ia, kalau aku bukan hanya sekedar tempat pelarian saja, karena ia telah di kecewakan oleh perempuan itu. Dalam hati aku sungguh tak percaya lagi dengan kata-katanya mengenai cinta.
Akhirnya dengan sedikit rasa dendam di hati, dan banyak sekali setan yang membujuk untuk mengambil kesempatan ini. Akhirnya aku terima dia kembali, dengan alasan di hati hanya untuk mempermainkan ia kembali. Hanya 1 hari kami balikan. Karena sebenarnya aku juga tak tega melakukan itu semua. Karena kalau aku melakukan itu, apa bedanya aku dengan dia. Sama-sama menyakitkan. Tapi ada rasa di dalam lubuk hati ini, yang tak tega melepaskannya pergi. Akhirnya dengan segala macam alasan aku backstreet dengan dia. Sahabat-sahabat aku tidak tahu kalau aku backstreet dengan dia.
Pilihan ini aku rasa cukup adil. Mengingat image dia di mata teman-teman semua sudah teramat buruk. Sebagai seorang laki-laki, ia sudah tidak ada harganya lagi, semua perempuan mencela dia. Karena sikapnya yang gag konsisten, suka terhadap banyak perempuan. Memang beberapa teman laki-laki memberikan pandangannya terhadap perasaan suka itu, tapi apa yang dilakukan dia sangat kelewat batas. Ia menyukai banyak perempuan, tapi bukan aku pacarnya sendiri. Aku malu didepan teman-teman. Mereka mengasihi ku karena aku mendapatkan pacar sepertinya. Mereka bahkan senang waktu tahu aku putus dengan nya.
Sampai sekarang aku masih backstreet dengan dia. Tapi cukup sampai hari ini saja. Karena keraguan itu telah muncul, sehingga rasa sayang dia telah memudar untuk ku. Untuk apa lagi aku mempertahankan dia di sisiku. Sudah tak ada gunanya lagi. Jalan backstreet ini aku pilih untuk menguji seberapa seriusnya dia terhadapku. Tapi kesempatan yang telah aku berikan dibuang sia-sia olehnya. Untuk apa lagi aku memberikan perhatian yang berlebih untuknya sedangkan ia sama sekali tak peduli dengan ku. Dia sama sekali tak berubah dan gag akan pernah berubah. Cukup sampai disini saja kita backstreet. Aku sudah cukup mengenalmu luar-dalam. Aku sudah tidak akan meragukan lagi perasaan ini.
Sudah cukup engkau mempermainkan perasaanku. Tak mengenal rasa sakitkah dirimu? Dia tahu betul letak kesalahan dia. Dia memang merasa bersalah, tapi ia tidak memperbaiki kesalahannya. Malah mengulang kembali kesalahannya. Dia memang mempunyai pengalaman buruk, tapi setidaknya jangan dilampiaskan padaku. Itu masa lalu dia, dan sekarang ya sekarang tolong jangan disamakan. Semua bisa berbeda dan berubah. Aku sangat menyayangkan sikap mu selama ini.
Aku tak ingin berurusan dengan mu lagi. Cukup lah dengan kita berteman saja, tanpa ada ikatan khusus kembali. Aku memang mantanmu, tapi bukan berarti kau seenaknya mempermainkan perasaan ku kembali semaumu. Cukup sudah kau menyakiti perasaanku untuk kedua kalinya. Ini yang terakhirnya untuk mu dan untukku. Kau dan aku memang tak berjodoh. Aku sudah cukup mengambil pelajaran dari mu. Sudah cukup. Dan aku sudah tak mau lagi dengan mu.
Maafkan aku teman-teman, aku mengambil keputusan sendiri, aku hanya ingin memberikan kesempatan kedua untuknya. Tapi semua itu sudah membuka mataku. Aku sudah mengerti semuanya. Aku tidak akan kembali padanya seandainya ia meminta ku untuk kembali. Never. Aku sekarang bisa tersenyum. Mengingat kebodohanku yang satu ini. Hahahaha....
rese banget sie looo!!!!
Kenapa justru sekarang gw yang di permainin ma dia??
Anjrit banget sie jadi manusia..
Mau nya apa coba..
Gw gag boleh kepancing ma omongan dia, ga boleh percaya dengan semua janji-janji palsu dia..
Come on dita,, lo udah tau dia sifatnya gimana.. apa iya lo masih ngarepin dia untuk berubah menjadi yang lo pengenin..
Gag mungkin dita..
Lo gag kenal dia sehari-dua hari..
Lo udah kenal dia luar-dalamnya, lo tau dia kaya apa, dia gag mungkin bisa berubah. Dia tetaplah dia.. seorang pecundang sejati, yang hanya bisanya mempermainkan perasaan lo doang. Ngertilah dikit ta, dengerin kata-kata teman-temen lo. Lo jangan egois. Mereka semua sayang sama lo, mereka ga pengen lo sakit untuk yang kedua kalinya. Mereka ngelarang lo ini-itu, karena mereka tau sifatnya dia gimana. Jangan butakan mata hati lo Ta. Lo bisa hidup tanpa dia. Dia udah cukup menyakiti hati lo, lo jangan mau kemakan lagi sama semua omongan dia. Coba lo pikir, dari dulu ampe sekarang apa iya dia pernah mikirin lo? Ga pernah kan!! Dia Cuma mikirin diri sendiri doang Ta. Gw harap lo gag melupakan semua kejadian itu dengan gampang. Cukup lo mengeluarkan air mata untuk dia. Cukup ta. Jangan lo tambah beban hidup lo dengan menggantungkan harapan lo ma dia. Dia ga cocok buat lo. Dia bukan buat lo! Dia hanya pengen lo selalu deket dia, tanpa ada status. Dia gag mau kehilangan lo, tapi dia rela nyakitin lo. Gw sendiri jadi bingung ma lo ta. Kenapa nasib lo jelek banget, mpe-mpe lo harus ketemu ma orang kaya dia. Dosa apa lo Ta, mpe disakitin kaya gini tapi lo masih berharap dengan janji-janji palsu dia. Buka mata lo ta, buka..
Jangan lo tutup mata lo dengan cinta. Cinta yang dia berikan gag tulus dari hati. Jangan sampai cinta membutakan mata hati dan pikiran lo ta. Gw kasian ma lo ta. Kaya ga da cowok lain aja, mpe-mpe lo harus bergantung terus ma dia. Ok mang dia berjasa banget buat lo, karena dia lah yang telah memberikan pelajaran tentang pacaran. Tapi lo inget ta, dia melakukan itu semua hanya sebagai kamuflase. Semua temen-temen lo juga udah tau itu. Dia hanya berpura-pura, berakting di depan lo. Dia bilang sayang ma lo, bilang cinta ma lo. Tapi itu semua hanya sekadar di bibir aja. Bukan dari hati. Disaat dia lagi terjatuh terpuruk dengan semua masalah yang dia bikin sendiri, justru dia lari ke lo, dia curhat ama lo, dia minta perhatian ama lo, dia minta lo dukung dia, support dia. Tapi giliran dia berbahagia telah mendapatkan apa yang dia inginkan, lihat, apa dia sedikitpun memandang lo? Apa dia peduli ma lo? Gag ta.. gag sama sekali.
Dia ga peduli sama lo, dia masa bodoh. Lo jangan jadi bego gini apa!! Kesel gw sama lo ta.. gw udah capek harus terus menerus sakit hati Cuma gara-gara dia Ta. Bikin gw seneng apa Ta, seneng yang bener-bener tulus datangnya dari hati. Bukan karena kebetulan belaka. Dengerin sedikit donk kata hati lo.. mereka juga capek ta dengan keadaan lo kaya gini.
Kurang cukup apa penderitaan yang dia berikan ke lo selama ini. lo dibikin kaya keledai tau gag, di depan teman-teman lo. Teman-teman lo sayang sama lo, mereka justru sangat mendukung kalo lo bener-bener ga ada hubungan ma dia. Bukan perhatian dari cowok macam dia yang lo perluin ta. Bukan. Lo salah besar. Gw ngerti lo butuh banget yang namanya perhatian, dimanjain. Lo butuh itu dari pacar lo, tapi inget bukan dari cowok macam dia.
Masih banyak cowok ta di dunia ini. Lo harus ngebuka diri lo untuk mereka, berikan mereka kesempatan untuk mengenal lo lebih jauh. Pikiran lo jangan hanya terpacu pada dia doank. Kalo pun di dunia ini Cuma tinggal dia doank cowoknya, mending lo tetap sendiri aja ta. Jangan pernah mau kemakan sama semua omongan dia. Gw capek terus megang janji-janji dia. Gw capek ngadepin emosi lo yang ga pernah ada juntrungannya. Biarkan semuanya mengalir seperti air, tapi lo tetep pada pendirian lo, lo harus menutup hati lo buat dia, buka hati lo buat semua cowok yang mau dekat dengan lo. Dia bukan jodoh lo ta. Bukan bermaksud untuk mendahului takdir tuhan, tapi kita realistis aja. Liat kenyataannya ajah. Baru pacaran ajah, udah nyakitin kaya gini, gimana kalo udah nikah? Mungkin dia nantinya kaya gerru iskak kali ya,, yang punya istri dimana-mana. Yang walaupun udah punya istri dan anak, tapi tetep ajah dengan santainya memperkenalkan pacar barunya yang seorang janda ke publik. Punya perasaan gag sie tuh orang. Jangan mpe lo ketemu ma orang kaya gitu deh ta. Sok kecakepan banget. Gag pernah ngehargain perasaan perempuan sedikitpun. Padahal kan dia lahir juga dari seorang perempua, yaitu ibu. Kenapa dia tega-teganya menyakiti perasaan perempuan. Aneh,, gag punya agama apa tuh orang..
Gw harap sie, mulai sekarang lo ga lagi kemakan omongannya dia deh ta. Gw bilangin nie ya, untuk setiap orang ga akan mungkin bisa berubah dengan cepat. Mungkin penilaian teman-teman lo terhadap dia tentang dia yang gag pernah konsisten, yang menyukai banyak cewek padahal lagi pacaran ama lo, mungkin itu gag pernah berubah. Itu memang sifat asli dia. So, sekarang lo cuekin ajah dia. Jangan lo tanggepin deh. Kalo dia mank pengen nyuekin balik lo, yaudah, jangan lo bikin kesan kalo lo bener-bener bergantung ama dia. Biarin aja dia maunya apa. Lo juga jangan pernah terlalu berharap ama dia. Udah males banget gw, ngadepin perasaan lo, yang terlalu optimis sama dia ta. Gw bingung jangan-jangan lo di pelet ya ma dia? Mpe-mpe lo gag pernah bisa ngelupain dia..
Gini ajah dah ya Dita, dia itu gag punya perasaan. Dia itu punya dendam pribadi dengan setiap perempuan, so, dia ngelampiasin itu semua ma lo. Lo nyadar donk. Dia ga sepenuhnya cinta ma lo. Lo liad perlakuan dia ke cewe2 yang bener2 dia suka. Beda kan ma lo. Dia bener2 memperlakukan mereka secara istimewa, sedangkan lo, udah kaya dianggap boneka ajah tau ga. Buka mata lo sekarang. Jangan lo mau makan janji-janji palsu dia............
kolam renang
Hari itu, teman-teman aku ngajak renang. Aku pikir, buat apa berenang, Cuma buat menghitamkan kulit saja. Susah payah aku memutihkan, eh.. sekarang malah mau dihitamkan. Tiddaaakkkkk... tapi teman ku itu tetap memaksa. Dengan muka memelas, akhirnya aku mengiyakan saja. Tapi dalam pikiran ku, aku hanya sekedar datang saja, tapi tidak ikut berenang.
Pulang sekolah, teman ku kembali mengingatkan agar nanti jam 2 siang berkumpul di depan alfa midi. Aku hanya tersenyum, sambil mengacungkan jempol tanda setuju. Aku pulang. Dirumah, selesai makan dan segala urusannya. Aku melihat jam, masih jam 13.00. akhirnya aku bermalasan dulu, nonton tv, dengarin radio. Aku lihat jam lagi, masih jam 13.30. huhh.. rasanya malas sekali. Apalagi suasana panas terik begini. Kan lebih enak, dirumah tidur didepan kipas angin.. hemm,,, nyamann. Tapi aku sudah terlanjur berjanji pada teman ku. Bahkan sudah berkali-kali teman ku itu mengirimkan sms yang isinya, mengingatkanku akan renang nanti. Haduuhh.. penting banget ya berenang!! Keluh ku dalam hati. Dengan menarik nafas panjang, akhirnya aku bersiap-siap juga deh.
DAMN... kesel bangedh deh. Kalau tahu begini mending aku ga usah ikut. Selama perjalanan, aku dicuekin oleh temanku itu. Dia asyik dengan teman-temannya sendiri. Bukannya aku ga mau gabung, aku hanya ga ngerti apa yang sedang mereka obrolin. Akhirnya sepanjang perjalanan, aku hanya diam. Menikmati jalanan yang penuh dengan toko-toko. Sumpah, di angkot aku hanya diam, diam dan diam. Huuhhhh... aku menyesal dalam hati. Seharusnya aku tahu, kalau akhirnya bakalan jadi gini. Lebih baik, aku menyibukkan diri dengan ber-sms ria. Tapi siapa yang mau aku kirimi sms???
Sesampainya di kolam renang, akhirnya kami bertemu dengan anak kelas lain dan juga tentunya sang guru olahraga. Banyak yang ga nyaman dengan guru yang satu ini. Katanya guru ini genitlah, suka megang-megang, suka nyari kesempatan. Wah, pokoknya banyak banget deh, katanya-katanya. Aku sie percaya ga percaya. Aku bilang ma temanku itu, aku tidak ikut renang, aku beralasan saja sedang ‘dapet’. Dengan begitu orangnya pasti akan langsung diam. Dan berkata “ yah, sayang banget. Padahal seru banget tau renang...”. Yah, whatever lah, terserah situ mau ngomong apa. Akhirnya temanku, berganti pakaian renang. Aku dengan beberapa teman yang juga tidak ikut nyebur, akhirnya dengan suka rela menjadi petugas penjaga tas.
Temanku kembali dengan sudah mengenakan pakaian renang. Dia asyik bercanda dengan teman-temannya. Aku hanya tersenyum, ketika ia mengalihkan pandangannya padaku. Lalu dia menghampiri ku, sambil menunggu temannya yang belum selesai berganti pakaian. Dengan nada optimis, dia menawarkan jasa belajar renang gratis.
“ iya Ta, gini-gini aku bisa renang lho!” ucap Sri dengan bangga
“ oh ya,, renang gaya apa? Gaya batu..” celetuk ku dengan ringan
“ ihh,, beneran aku bisa berenang tau..” Sri berusaha meyakinkanku.
“ iya iya, aku percaya kok, kamu bisa berenang. Nih pake dulu sunbloknya, biar ga hitam kulitmu itu” aku berusaha mengalah, sambil memberikan sunblok.
“ yah, kolam renang disini mah, ga da apa-apanya. Udah sempit, ga bisa gerak leluasa,,udah gitu airnya juga katanya ga bagus.” Komentar Sri
“ oh ya..” aku hanya sedikit menanggapi omongan dia
“ kamu sudah pernah ke water boom? Disana justru enak banget lho. Puas aku main kesana. Kapan-kapan kamu ku ajak ke sana deh” Sri dengan senyum bangganya menawari ku.
“ ya iyalah.. jangankan yang ga bisa berenang, anak kecil aja bisa kok main di water boom. Hah..” pikir ku
Teman yang ditunggu sudah selesai berganti pakaian. Akhirnya Sri pamit padaku. Terlihat dia dan yang lain mengitari kolam renang untuk pemanasan. Tak luput dari pandangan guru olahraga itu. Terlihat beliau sedang asyik bercakap-cakap dengan kakak kelas.
Lihat lah suasana kolam renang yang cukup nyaman. Tolong ya garis bawah, tanda kutip, huruf kapital “NYAMAN”. Sungguh nyaman yang memang ukuran kolam renang itu sungguh standart. Tidak ada pembatas yang jelas. Sebagian lantainya pun miring, menunjukkan kedalaman kolam renang bertambah. Kolam renang masih dipenuhi dengan anak-anak tk yang juga lagi belajar berenang. Lucu sekali melihat mereka berenang menggunakan pelampung. Sungguh kolam renang yang very crowded.
It’s time to swimming. Akhirnya anak-anak tk itu sudah selesai. Dan sekarang giliran Sri dkk. Untuk teman-teman yang lain yang belum pandai berenang, mereka cukup main air di pinggir kolam. Sri dan beberapa teman, tidak langsung nyebur. Ia kembali menghampiri ku. Dia bilang dia haus sekali. Aku mendengar percakapan Sri dengan temannya.
“ sri, kita langsung di tempat yang dalam aja yuk!”
“ boleh, sapa takut.. lagipula tempat yang sedang sudah dipenuhi sama yang lain.”
“ apa ga pa apa, kalian langsung di tempat yang dalam?” tanya ku memperingatkan
“ sudah Ta, tenang saja aku sama teman ku ini jago berenang kok. Jadi ga masalah sekalipun tempatnya dalam.” Ucap Sri yang di barengi dengan anggukan kepala temannya itu.
Aku pikir ya sudah lah, untuk apa lagi aku berdebat. Lebih baik aku nikmati saja makananku. Aku melihat, Sri dan temannya itu berlari lalu meloncat langsung ke kolam yang sangat dalam itu. Byuurrr... terdengar suara mereka menyebur. Beberapa menit, mereka berdua tak juga muncul ke permukaan. Membuat semua orang panik. Aku pun ikut berlari ke pinggir kolam renang untuk memastikan. Terlihat penjaga kolam, sudah bersiap untuk nyebur. Namun, syukur alhamdulillah, Sri dan temannya muncul juga di permukaan. Dengan wajah yang pucat pasi, dia tersenyum pada ku, begitu ia melihatku. Temannya terlihat hampir pingsan. Akhirnya mereka berdua diangkat.
“ kalian tidak apa-apa?” tanya pak guru
“ tidak pak. Memang ada apa sih?” tanya Sri pura-pura tak tahu.
“ kami mengira kau tenggelam, karena tidak bisa berenang, habis kalian tidak muncul ke permukaan sie..” ucap ku dengan nada mengejek
“ lagian kamu Sri, yang lain pada di kolam yang sedang kenapa kalian berdua malah nekat ke kolam yang dalam?” tanya yang lain
“ tidak ada yang melarang, kalian ingin berenang di kolam yang dalam atau yang sedang. Tapi ada waktunya. Sekarang waktunya ambil nilai, kenapa kalian malah main-main sendiri? Lagi pula berenang itu ada tahapnya juga.” Terang pak guru
Sri dan Temannya terlihat menunduk malu. Sambil berusaha mengatur nafas mereka.
“ iya Sri coba kalau tadi kalian itu kakinya kram, dan akhirnya tenggelam. Sapa yang tahu coba..”
Sri hanya tersenyum kecut. Dia malu menjadi pusat perhatian. Mukanya memerah, menahan malu.
Makanya, jangan terlalu bangga dengan diri sendiri, itu namanya sombong. Untung saja kalian bisa mencapai permukaan, coba kalau tidak. Hahahaha...Mungkin jahat juga aku, mentertawakan kesombongan mereka yang berakibat membuat malu diri sendiri.
Setelah semuanya kembali ke kolam renang, tak sengaja aku mendengar obrolan mereka.
“ sri, ternyata kolamnya dalam juga ya...”
“ iya ya.. dalam banget. Aku sebenarnya kaget waktu di dalam air tadi..”
Aku tersenyum mendengarnya. Mereka yang tadi meremehkan, ternyata mengakui juga. Hahaha... puas sekali aku melihat wajah keduanya yang pucat pasi. Mungkin sekarang tanduk setan ku mulai keluar. Aku benar-benar tertawa senang melihat mereka mendapatkan balasannya.
6 juli 2010..
Hari ini gw ke kampus untuk lihat nilai yang sudah keluar, sekaligus untuk bayar SP. Yah, mungkin liburan kali ini bakalan gw isi dengan semester pendek. Lumayan lah, mengurangi kebosanan 2 bulan libur. Tapi gag lumayan juga buat ortu gw, karena harus bayar lebih untuk semester pendek ini. per sks dikenakan biaya 70 ribu. Sedangkan gw kena 5 sks, otomatis ortu gw kudu ngeluarin duit 350ribu hanya untuk bayar SP gw doank. Yah, sebenarnya berat juga sie.
Setelah sampai dikampus, gw langsung berbaur dengan teman2 yang sudah sedari tadi berkumpul, memank entah buat liat nilai, bayar SP, ataupun rapat BEMJ. Yah, sekarang2 ini sebagian teman2 gw, lagi sibuk-sibuknya ikut BEMJ. Gw?? Gw gag ikut. Males juga sie, ikut organisasi di kampus, mengingat gw udah ikut organisasi lain. Walaupun luar kampus. Bercakap-cakap mengenai SP, memank gag ada habisnya. Matdas, sudah mencukupi quota yang disyaratkan. Sedangkan kimdas, belum. Masih kekurangan orang lagi. Yah, aku ikut SP matdas dan kimdas. Mengingat nilai gw C, lebih baik gw perbaikan nilai, agar nilai gw semakin bagus, dan bisa cepat lulus, dari neraka kampus, dan masuk ke neraka dunia kerja.
Begitu gw datang, ternyata beberapa anak2 udah pada ngumpul di lantai 2. yaudah, gw ikut nimbrung aja. Sambil cerita2. setelah gw bayar SP sama hafidz,, beberapa teman gw pergi, karena mereka ada rapat divisi BEMJ. Ujung-ujungnya, hanya ada beberapa teman cewek aja, yang masih betah nunggu sang KM, yaitu M. Soleh. Beberapa dari tema perbincangan, gag lain dan gag bukan adalah ngomongin mantan gw.. yah kalian pasti tahu lah siapa orangnya, so gw gag harus susah2 nyebutnya. Gw hanya cengar-cengir mendengar komentar mereka mengenai mantan gw, yang lagi deket ma temen sekelas juga. Entah itu komentar jelek dan baik nya. Tapi kayanya kebanyakan buruk nya deh. Hahaha.. gw gag bisa nanggapin komentar mereka, mengingat mantan gw itu masih 1 lingkungan dengan kita semua. Jadi agak pamali buat ngomonginnya. Tapi di hati pengen banget nimpalin. Gw hanya diam, sibuk menyimak perkataan teman2 semua, yang ternyata amat sangat mendukung kalau gw putus sama mantan gw itu. Gw hanya tersenyum kecut. Kalau gw mengingat kembali masa-masa dimana gw masih pacaran ma mantan gw itu, gw bener-bener jadi orang bego. Begitu banyak orang mengetahui kebusukan dia, tapi gw sama sekali gag melihat itu. Kenapa? Karena cinta itu buta.
Begitu banyak yang mereka ketahui sedangkan gw ga sama sekali. Begitu banyak yang mereka ketahui tentang kelakuan mantan gw. Gw bener-bener merasa tertipu selama 2 bulan ini. Memank gw bener-bener merasakan jatuh cinta. Tapi ini cinta yang salah. Karena gw hanya sebagai pelarian dia saja. Banyak yang mendukung gw putus sama dia. Awalnya gw sie aneh melihat antusiasme mereka, tapi gw pikir-pikir lagi.
Apa yang mereka katakan tak jauh berbeda dengan kenyataan. Aku mulai mencerna kembali. Kalau dia memang bukan yang terbaik buat gw. Gw harus benar-benar rela akan hal itu. Tidak ada lagi sisa-sisa perasaan hanya untuknya. Cukup!! Waktu 2 bulan cukup untuk gw mengenal lebih dekat siapa dia. Karena selama ini saja dia sudah cukup pintar untuk berakting.
Jam sudah menunjukkan pukul 11.00.
Gw sama teman-teman memutuskan untuk makan di kantin. Berhubung gw belum sarapan juga, akhirnya gw ikut ke kantin. Tidak membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan sepiring siomay seharga 5000. dengan di temani dengan segelas es teh manis. Tumben banget hari itu es teh nya manis, padahal mah, hari biasa kaga ada manis-manisnya sama sekali.
Setelah makan, akhirnya kami berkumpul di tangga dasar. Sambil menunggu teman yang lagi rapat, kami lagi-lagi berbincang hal-hal yang gag jelas. Beberapa menit kemudian, teman-teman yang rapat seperti nur, doni, PU, sudah selesai rapatnya. Kami langsung ngobrol bagaimana dengan SP selanjutnya. Obrolan tak membuahkan hasil. Kami memilih untuk pulang.
Gw ma ayya, bener-bener lagi boring banget dirumah terus. Bisanya hanya nonton tv doank. Sedangkan nur, memilih untuk buru-buru pulang. Akhirnya gw ma ayya, duduk-duduk di dekat parkiran, begitu juga dengan nur. Kami bertiga udah kaya anak ilang. Ngobrol-ngobrol gag jelas. Cukup lama kami ngobrol tanpa tujuan. Akhirnya nur, memilih pergi dengan tampang kesal karena telah dibuat menunggu tanpa tujuan yang gag jelas. Gw ama ayya hanya bisa memandang kepergian nur dengan geleng-geleng kepala. Beberapa hari ini, nur memang sedikit agak berubah. Gw ma ayya tetap di tempat tanpa bergeser sedikit pun. Bukannya gw gag mikirin nur, Cuma memang beginilah keadaan. Gw ma ayya, juga udah capek. Akhirnya kami memilih untuk diam saja. Tanpa keputusan yang pasti, gw ma ayya akhirnya pulang juga.
Tapi di pertengahan jalan. Kami berubah arah. Kami kembali berdiskusi. Kami mencoba menghubungi PU, Tita, tapi hasilnya nihil. Akhirnya pilihan terakhir yang waktu itu terlintas adalah Hutan Kota Srengseng. Berangkat kami kesana. Dengan perjalanan memakan waktu hampir 1 jam lamanya. Kami akhirnya sampai juga di HKS.
Dengan membayar hanya 2000 per orang, sudah bisa masuk ke HKS. Tempatnya sie lumayan lah. Adem. Namanya juga Hutan. Setelah memarkirkan motor, kami langsung menjelajah ke HKS. Setelah berjalan beberapa langkah, di depan terlihat danau. Menurut gw sie, danaunya kotor banget. Bukan Karena sampah dedaunan, melainkan sampah anorganik, seperti kertas, plastic, botol memenuhi isi danau. Oia, di tengah-tengah danau juga ada semacam pulau buatan. Kami menyusuri jalan di pinggir danau. Di sepanjang jalan yang terlihat adalah orang-orang yang lagi pacaran, mancing, dan juga para penjual, seperti bakso ikan, siomay dan juga minuman ringan. Sembari mengelilingi danau, kami membeli bakso ikan. Lumayan lah mengganjal perut. Tak lupa kami bernarsis ria. Foto-foto di beberapa tempat. Gw ma ayya pun capek juga mengelilingi danau itu. Kami memilih tempat yang lumayan strategis untuk duduk beristirahat. Sambil terus melanjutkan obrolan-obrolan yang tertunda.
Hampir setengah jam berlalu. Kami pun lanjut menjelajah HKS. Di beberapa tempat, membuat kami merinding. Bukan karena ada penampakan atau apa. Melainkan ada beberapa orang yang berkerumun di tengah-tengah kebun. Kami tidak tahu mereka melakukan apa. Karena kami langsung pergi. Enggan untuk kami, mengetahui mereka sedang melakukan apa. Kami pun melanjutkan perjalanan. Tak habis-habisnya kami bergaya. Lelah menjelajah HKS, waktunya kita pulang. Dengan mengendarai motor masing-masing, dan juga membayar 1000 untuk parkirnya. Kami langsung tancap gas pulang, karena sudah sore. Setelah berpisah dengan ayya di daerah cileduk, gw pun pulang sendiri.
Malamnya ,, saat gw lagi asyiknya online, eh ada jenk nur juga lagi online. Yasudah, gw sapa ajah, mengingat ia tadi siang ngambek. Gw pun chat melalui Fb dan juga Ym. Dari situ gw tahu kenapa dia sangat kesal. Ini semua karena salah paham. Nur menjelaskan semuanya, ia ngomong blak-blakan. Gw juga berusaha menjelaskannya dengan baik-baik. Biar semua salah paham ini, bisa cepat selesai.
Kurang lebih ini lah pengakuan jenk nur sama gw melalui chat di Fb dan juga Ym..
Me
jenk
jangan marah nape..
9:10pmNur
siapa yg marah
9:16pmMe
td maen langsung pergi ajee,,
pan gw cuma bercanda nurr..
9:17pmNur
CAPEK NUNGGU YG GA JELAS
9:20pmMe
ya kan gw ma ayya bingung bin bt mau kemana,,, :(
9:26pmMe
jeenkkkk
9:59pmNur
yakin ga ada "maksud" laen? haha
10:03pmMe
maksudnya???
10:17pmMe
cumi...
ettt dahh
gw dah capekk ituu cerita di YM
10:18pmNur
terserah deh
gw iyain aja
udah yee
mao tidur dulu
10:20pmNur
gak bakal deh gw ngerepotin "NEBENG" sama orang lagi
kalo emang orangnya gak suka
ga usah bertele-tele
10:21pmMe
kok lo ngomong gitu sie..
sapa yang ngerasa di repotin si nur,,,
sapa yang ngerasa di repotin si nur,,,
gag kok..
10:23pmNur
gw jujur aja deh, gw ngerasa ada yg ga seneng sampe pura2 mau kemana kek, trus bikin gw nunggu, bt,
yaudah sih, kalo ga mao ditebengin ngomomg aja
gw jg ngerti
ga bakal ngerepotin org lagi
10:25pmMe
bukannya gitu nurr...
bukan ga seneng..
bukan ngerepotin..
tapi kita tuh,, bener2 lagi pada bingung mau kemana, aja..
udah nape jenk.. 9:59 PM
jangan marah mulu.. 9:59 PM
sensian nie sekarangg 10:00 PM
10:00 PM
10:01 PM
lu baca aja blog gw 10:03 PM
biar tau knapa gw kesel 10:03 PM
feeling gw tadi itu ada maksud lain kan.. ga cuma kalian bosen bingung mau kemana 10:04 PM
sengaja bikin gw bosen nunggu 10:04 PM
gelagatnya keliatan 10:05 PM
ihh sumpahhh
yaa...
kita berdua bukannya ada maksud lain buat lo ikutan nunggu tadi..
tapi kita juga bored di rumag terus,,
ga ngapa2in..
makanya sekalinya keluar rumah,, kita jadi pengen main terus,,
cuma,,
kita bingung nurrr...
mau main kemana..
bener kata lo,, kita mank gag da tujuan sama sekali..
kenapa??
karena ini ga direncanain sebelumnya..
makanya kita bingungg
sama sekali bukan maksud kita bikin lo kesel nunggu..
lo enak udah punya planning,, yg paling gag planning lo tertunda gara2 kita..
lah kalo kita??
ok..
it's my problem,,
but,,
dijalan juga,, gw ma ayya,, bingung mw kemana..
kita udah telepon PU,, pengen main kerumahnya dia,, tapi ternyata gatot..
yaudah,, kita sms tita,, pengen main ke kostan'a,,
ternyata tita lagi ada acara..
ok..
yaudah,,
akhirnya,,
kita capcus ke hutan kota srengseng..
kita ngabisin waktu disana..
itu juga dpat ide,, pas di jalan nur,,
begitu lohh jenkk
nur...
ga da yang ngerasa ngerepotin kok..
bener..
lo udah kaya ma sapa ajah sie..
kita itu,, ga da yang ngerasa ngerepotin,, itu gag nur..
sumpaahh...
kita cuma bingung mau kemana , aja..
oke oke...
soryy kalo tingkah kita tadi bikin lo kesel..
gw tau lo pengen bgd pulang..
lo ketahan gara2 kebingungan kita berdua..
tapi kita ga da maksud kaya gitu..
bukan karena masalah nebeng ato apa..
bukan sama sekali..
lo jangan berpikiran kaya gitu donk nur...
pliss gw mohonn..
gw jelasin sekali lagi yee jenkk wahidd..
1. kita sama sekali ga ngerasa direpotin atopun ngerepotin
2. bukan masalah nebeng
3. masalahnya hanya bete, terus bingung mau kemana,, gag ada tujuan..
oke,, kalo masalah kita itu,, udah melibatkan lo, sehingga lo buang2 waktu..
i'm so sorry..
Begitu lah kejujuran nur. Yang bikin gw gag bisa tidur. Pusing gw mikirin ni masalah. Yang satu sensi banget yang satu merasa gag terima. Yasudah,, akhirnya gw coba menengahi pikiran nur, yang udah jelas-jelas salah. Ini benar-benar salah paham. Yah, namanya juga orang keras kepala, mau dikasih penjelasan kaya apa pun tetap aja berasa salah paham. Capek juga ngomong sama nur, walaupun hanya lewat chat. Tapi gregetan banget. Kenapa? Karena dia sama sekali gag peduli dengan penjelasan yang gw berikan. Hanya tanggapan-tanggapan yang masa’ bodoh bagi gw. Yang membuat gw kebawa emosi. Entah gw harus membenarkan, mengamini kata-kata ayya, bahwa nur itu, terlalu sensitive dan juga keras kepala. Tapi yah, memang begitu kenyataannya.
Berulang kali, gw ngomong yang sebenarnya, tapi gag pernah sedikit pun ia mempercayai. Ia justru semakin keras kepala. Yasudah. Dari pada itu anak gw maki-maki balik, mending gw diemin ajah , toh orangnya juga gag bales chat gw. Sumpah deh, bener-bener nyebelin banget dah kalo udah begini. Semua orang jadi kaya keras kepala dan mau menang sendiri. Mereka hanya berpikir mereka lah yang benar, semua orang di anggap salah.
Tapi kesini’a cukup membaik lah antara gw ma nur. Tapi entah dengan ayya. Karena liburan pula, menghalangi kami untuk mempercepat menyelesaikan masalah ini. semakin sulit untuk mendapatkan suasana seperti dulu dengan adanya masalah ini. pasti ada saja yang berubah dan berbeda. Padahal gw udah sangat comfort sama suasana yang kemarin.
Kita lihat saja perkembangan selanjutnya….
Jumat, 20 Agustus 2010
backstreet
Lagi lagi dia ragu akan perasaannya. Aku sempat bingung, sudah diberikan kesempatan kedua, namun malah begini jadinya. Susah ya menjadi tempat pelarian. Selalu tersakiti. Menjadi pihak yang terbebani dengan perasaan sendiri yang selalu saja memberikan harapan yang kelewat tinggi padanya. Pada mulanya tidak ingin memberikan harapan yang berlebih, namun hati ini terlalu rapuh sehingga dengan mudahnya ia mempermainkan kembali perasaan ini. Keraguan yang ia rasakan teramat menyakitkan. Tak ada kata ragu dalam suatu hubungan.
Semua ini karena kebodohan ku yang memberikannya kesempatan kedua, setelah ia dengan terang-terangan bercerita pada ku, kalau ia telah disakiti dan dipermainkan oleh seorang perempuan yang ia sukai. Ia bercerita seakan-akan hanya ia yang merasakan sakitnya menjadi permainan. Aku hanya masa bodoh saja. Aku bahkan mengucap rasa syukur, kalau ia merasakan hal itu juga. Walaupun kejam, tapi memang harus begitu. Ia terus bercerita, dan tidak pernah merasakan, membayangkan bagaimana perasaanku sebagai mantannya. Ia bercerita ia sangat mencintai perempuan itu. Bercerita tanpa dosa. Setelah ia puas menceritakan dari A-Z tentang hubungannya dengan perempuan itu yang sudah berakhir. Padahal mereka baru saja memulai proses pendekatan, tapi nyatanya perempuan itu malah memilih laki-laki lain daripada dia.
Di ujung sms’a, ia malah mengajakku untuk balikan dengannya. Setelah apa yang ia lakukan selama ini pada ku, dengan gampangnya mengajak balikan. Ada sedikit dendam di lubuk hatiku. Tapi sungguh aku tidak ingin melampiaskannya. Aku mengulur waktu, ketika ia terus bertanya bersediakah aku untuk balik lagi dengannya. Aku terus memantapkan kata-katanya. Ingat yang aku tulis hanya memantapkan kata-katanya, bukan hatinya. Karena aku tahu, sesungguhnya hatinya bukan untukku. Aku terus meyakinkan ia, kalau aku bukan hanya sekedar tempat pelarian saja, karena ia telah di kecewakan oleh perempuan itu. Dalam hati aku sungguh tak percaya lagi dengan kata-katanya mengenai cinta.
Akhirnya dengan sedikit rasa dendam di hati, dan banyak sekali setan yang membujuk untuk mengambil kesempatan ini. Akhirnya aku terima dia kembali, dengan alasan di hati hanya untuk mempermainkan ia kembali. Hanya 1 hari kami balikan. Karena sebenarnya aku juga tak tega melakukan itu semua. Karena kalau aku melakukan itu, apa bedanya aku dengan dia. Sama-sama menyakitkan. Tapi ada rasa di dalam lubuk hati ini, yang tak tega melepaskannya pergi. Akhirnya dengan segala macam alasan aku backstreet dengan dia. Sahabat-sahabat aku tidak tahu kalau aku backstreet dengan dia.
Pilihan ini aku rasa cukup adil. Mengingat image dia di mata teman-teman semua sudah teramat buruk. Sebagai seorang laki-laki, ia sudah tidak ada harganya lagi, semua perempuan mencela dia. Karena sikapnya yang gag konsisten, suka terhadap banyak perempuan. Memang beberapa teman laki-laki memberikan pandangannya terhadap perasaan suka itu, tapi apa yang dilakukan dia sangat kelewat batas. Ia menyukai banyak perempuan, tapi bukan aku pacarnya sendiri. Aku malu didepan teman-teman. Mereka mengasihi ku karena aku mendapatkan pacar sepertinya. Mereka bahkan senang waktu tahu aku putus dengan nya.
Sampai sekarang aku masih backstreet dengan dia. Tapi cukup sampai hari ini saja. Karena keraguan itu telah muncul, sehingga rasa sayang dia telah memudar untuk ku. Untuk apa lagi aku mempertahankan dia di sisiku. Sudah tak ada gunanya lagi. Jalan backstreet ini aku pilih untuk menguji seberapa seriusnya dia terhadapku. Tapi kesempatan yang telah aku berikan dibuang sia-sia olehnya. Untuk apa lagi aku memberikan perhatian yang berlebih untuknya sedangkan ia sama sekali tak peduli dengan ku. Dia sama sekali tak berubah dan gag akan pernah berubah. Cukup sampai disini saja kita backstreet. Aku sudah cukup mengenalmu luar-dalam. Aku sudah tidak akan meragukan lagi perasaan ini.
Sudah cukup engkau mempermainkan perasaanku. Tak mengenal rasa sakitkah dirimu? Dia tahu betul letak kesalahan dia. Dia memang merasa bersalah, tapi ia tidak memperbaiki kesalahannya. Malah mengulang kembali kesalahannya. Dia memang mempunyai pengalaman buruk, tapi setidaknya jangan dilampiaskan padaku. Itu masa lalu dia, dan sekarang ya sekarang tolong jangan disamakan. Semua bisa berbeda dan berubah. Aku sangat menyayangkan sikap mu selama ini.
Aku tak ingin berurusan dengan mu lagi. Cukup lah dengan kita berteman saja, tanpa ada ikatan khusus kembali. Aku memang mantanmu, tapi bukan berarti kau seenaknya mempermainkan perasaan ku kembali semaumu. Cukup sudah kau menyakiti perasaanku untuk kedua kalinya. Ini yang terakhirnya untuk mu dan untukku. Kau dan aku memang tak berjodoh. Aku sudah cukup mengambil pelajaran dari mu. Sudah cukup. Dan aku sudah tak mau lagi dengan mu.
Maafkan aku teman-teman, aku mengambil keputusan sendiri, aku hanya ingin memberikan kesempatan kedua untuknya. Tapi semua itu sudah membuka mataku. Aku sudah mengerti semuanya. Aku tidak akan kembali padanya seandainya ia meminta ku untuk kembali. Never. Aku sekarang bisa tersenyum. Mengingat kebodohanku yang satu ini. Hahahaha....
Senin, 05 Juli 2010
liburan membosankann
liburan yang membosankann...
paling nanti menghabiskan waktu liburan dengan semester pendek.
bt dah ahh..
pengen nyoba jadi guru bimbel sie,, tapi kaya nya gimana gittuuu...
belum ada pengalaman ngajarin anak orang,, apalagi sekelas..
ada tawaran dari temen sie, wat ngelamar jadi guru bimbel..
sebenarnya sie kesempatan yang bagus, wat ngembangin diri..
tapi masih pesimis nie..
ngomong aja masih gagap.. apalgi ngajarin anak orang..
bisa2 sesat dah tuh anak gw ajarin..
tapi walaupun dan bagaimana pun..
gw kudu berusaha..
belum juga gw coba, udah pesimis aja, gimana mo maju coba..
dunia ini keras menn,, kalo ga dimulai perubahan dari sekarang kapan lagi??
gw harus bisa..
gw harus optimis..
pandang masa depan yang cerah..
ini baru permulaann..
okee,,,
semanggaaaattttt...!!!!
Minggu, 04 Juli 2010
musibah ini terulang kembali
apa salah hamba mu ini..
sudah 2x musibah ini menimpa keluarga hamba..
yang pertama, ibu hamba..
ibu hamba kena hipnotis,, sehingga hampir uang 10jutaan melayang begitu saja. uang 10 juta di tukar dengan mata uang asing yang hanya beberapa lembar, dan itu pun palsu,, tak ada harganya di rupiahkan..
oh my good..
uang itu kan akan digunakan untuk merenovasi rumah kami ya allah..
uang yang di dapat karena transferan dari kampung, dari hasil sawah itu sekarang lenyap begitu saja.
ibu hamba dengan wajah lesu, menyesali tindakanya..
terkutuk banget wahai sang penghipnotis,, umpat ku dalam hati. aku tak sanggup melihat wajah ibu yang tertunduk lesu. mengingat uang itu sudah melayang. mau di apakan lagi. semua keluarga sudah dihubungi tentang musibah ini. bagi kami uang 10 juta itu sangat banyak dan berarti. apalagi itu uang ibu.
rasanya aku benar2 ingin membunuh orang yang gag tau diri itu. sialan banget,, mencari uang dengan cara yang gag halal.
beberapa bulan kemudian, semuanya kembali menjadi biasa2 saja.
namun,, baru beberapa hari ini, musibah itu terulang. rekening ayahku dibobol orang. dan hampir 10 jutaan lagi uang yang melayang. ya tuhhaaannnn... apa lgi ini,,
aku diberitahu oleh ibu, bahwa uang ayah raib begitu saja. entah harus bagaimana lagi.. mungkin itu uang hasil dari kerja ayahku yang sekarang sudah pensiun. sekarang aku harus mencari tambahan uang. mengingat tak selamanya, uang itu mencukupi kebutuhan kami semua. apalagi aku kuliah, yang membutuhkan tak sedikit uang. aku sangat terkejut dengan kejadian ini. aku tak bisa melihat wajah orang tua ku, yang mungkin mereka menutupi itu semua dari ku,. tapi aku menyadari, ada rasa sesak di dada mereka.
ya tuhhaaa...
apa yang harus aku lakukan sekarang..
Kamis, 01 Juli 2010



huaaa... senangnya hari ini..
disaat gw lagi jatuh terpuruk,, ternyata gw masih beruntung mempunyai sahabat2 yang selalu menemani gw.. disaat gw kesepian mereka selalu datang dengan membawa sebuah harapan,, kalau gw sebenarnya ga sendiriann..
hari ini sebenarnya hari yang terburuk buat gw,, pada awalnya sie, gw bakalan merasa kesepiann..
tapi pada akhirnya hepi ending,,,
gw, ayya, ma nur sepakat pada mau nonton eclipse di CBD cileduk..
lumayanlah perjalanannya...
tapi sebell,,, nyampe sana tiket yang jam 16.35 udah abis,,
terpaksa deh kita ngambil yang jam 7 malam..
untuk menunggu selama hampir 2 jam..
kita memutuskan untuk, foto2 deh di luar bioskop yang ternyata terdapat arena gokartnya..
heemmm... pengeeennnn main gokartt...
terus nyambi foto2 dahh.. heheheh..
pada narsis gila dehh...
udah puas foto2,, kita pada mau karokean deh,,
hahaha... gw videoin aja.. wat seru2an...
hahahah...
jarang2 kan bisa kaya gini... heheheh...
having fun deh pokoknya...
abis karaokean,, jam menunjukkan pukul 6 lewat. akhirnya gw ma ayya nemennin nur solat magrib. ya iyalah solat magrib,, masa mau solat ashar.
sehabis solat,, kita bertiga langsung ke bioskop. beuh,, disana udah rame beud euy...
akhirnya jam masuk pun tiba..
kami bergegas masuk,, karena sudah tidak tahan menahan rasa pegal yang melanda. didalam, kami langsung duduk dengan manis.
akhirnya filmnya pun diputar.. waawww... robert memang guanteng abis.. gag tahhannn negliattnya.. sambil kedinginan,, inilah salah satu efek dari bioskop,, kami terus menyaksikan film dengan seksama,, karena tidak ingin melewatkan sedetikpun setiap segmentnya..
ceritanya lumayan menarik,, walaupun tidak mengikuti dari twilight yang pertama..
apalahi nie film banyak bgd adegan kiss nya..
waaahhhhh... jadi mupeng sayaa.. hahahah
setelah nonton,, satu2nya tempat yang langsung diburu oleh para penonton film adalah kamar mandi..
pada kebelet gilaa.. saking dinginnya di dalam teater. hahaha... sontak kamar mandi langsung dipenuhi oleh orang2.
sayang sekali,, widad tidak ikut karena sedang sakit. semoga cepet sembuh ya jenk..
dan lo bisa ikut senang2 ma kita. gila2an ma kita..
pokoknya hari ini,, bener2 hari yang menyenangkan dehh.. gw beruntung masih punya sahabat2 kaya kalian. gw ga bisa ngebayangin kalau tanpa kalian,, hari ini gw bakalan ngabisin waktu kaya apa.. mungkin gw bisa nangis seharian.. tapi itu ga terjadi karena gw miliki kalian..
thanks god,, engkau telah mengirikan sahabat2 terbaikmu untukku..
Rabu, 30 Juni 2010
jalan-jlan with my friends
Jalanan lumayan lancar lahh. Ga terlalu macet, dan ga terlalu sepi juga. Enak juga naik motornya ayya, hehehe. Sesampainya di PIM. Tadinya kita mau nyusul widad ma nur ke bank mandiri, namun kita mikir, dari kemarin kita ke PIM terus, ke bank mandirinya terus. Mana tadi satpamnya sama lagi kayak yang kemarin. Helloowww,,, hubungannya apa ma satpamm??? Ya iyalah ada. Pliss deh.. gw ma ayya secara udah 2x ke bank itu secara berturut-turut. Dan sekarang kita ke bank itu Cuma mau nemenin nur ma widad, daripada di pelototin ntuh satpam yang mungkin hapal ma tampang kita berdua yang cantik nan imut(narsis.com), mending kita keliling PIM. Mulanya kita ke Gramedia. Lumayan gede sie. Cuma di situ asyik juga, banyak komik yang udah dibuka alias gag di plastikin. Kalau gramedia lain kan, pasti diplastikin. Heheheh....
Kita keliling gramedia deh.. capek keliling, kita berdua butuh yang namanya tempat duduk. Kaki udah pada pegel, tulang belakang rasanya mau remuk. Akhirnya kita turun lagi dari lantai 2 ke lantai dasar. Pengennya sie duduk di tempat yang deket meja informasi. Eh.. tapi malah penuh. Yaudah , akhirnya kita balik lagi ke lantai 2 buat nyari tempat duduk. Yups.. akhirnya ketemu juga tempat duduk. Dan itu pastinya di,, fun world, hahaha... kita langsung duduk dan meluruskan kaki. Sambil nunggu nur ma widad yang pada ngambil ktm. You know,, yang namanya ngambil ktm itu,, luaammmmmaaaa buaaannggeedddhhh... mana AC di bank mandiri itu dinginnya minta ampun lagi. Brrrr.... nah, sambil nunggu itu, kita malah merhatiin orang2 sekitar. Ada segerombolan cewe2, ya kira2 masih SMP lah. Mereka itu kompakan pake rok di atas lutut, model bajunya juga samaan, bajunya di masukin ke dalam celana, yahh ,, mungkin lagi inn kali yaa. Terus sepatunya juga samaan. Pokoknya kompak lah. Terus ada juga anak kecil, yang dibiarin ma ibunya. Ya ampunn,, ibu,, kalau punya anak mbok ya di jaga dengan baik. Namanya juga anak2, pasti bawaannya pengen jalan terus. Hati2 sekarang sering kecelakaan di mall lho.
Terus di depan kita itu ada sebuah toko yang ngejual parfum2 gitu. Lalu gw ngebandingin dengan parfum2 refill yang ada di pasaran. Hahaha,,,, jelas aja lah beda kualitas. Secara gitu di tempat yang mahal, hehehe. Terus kita juga ngobrol2, beli baju ngapain ya yang mahal2, toh fungsinya juga sama aja kok, di pake-pake juga kan. Mungkin kalo beli baju disana dengan harga ratusan ribu Cuma dapat sepasang baju ma celana, tapi kalau di mall lain, beuhh,,, udah bisa ngeborong banyak euyyy.
Huh.. cukup lama juga nungguin si jenk yang satu ini. Akhirnya, beberapa menit kemudian, nur sms, dia udah selesai ngambil ktm. Akhirnya kita janjian di depan fum world. Tak lama, terlihat sesosok entah manusia atau bukan,, heheheh. Nurrrrr.. tapi kok ga sama widad ya?? Ternyata widad pulang duluan, berhubung lagi ga enak badan. Ya sudah akhirnya kita jalan Cuma bertiga doank. Sayang ya, widad ga bisa ikut.
Yaudah.. akhirnya berhubung cacing-cacing di perut kita udah demo, kita nyari tempat makan deh. Namun sebelumnya nemenin nur dulu, buat solat. Yaudah deh,, kita muter2 nyari mushola. Bah,, lumayan capek juga nyari tuh mushola, ckckckc.
Setelah nur selesai solat, kita akhirnya muter2 nyari tempat makanan. Sebenarnya sie tempat makanan banyak, Cuma yang cocok dengan kantong kita cukup terbatas. Tadinya pengen makan yang di KFC paketan,, ternyata udah ga da. Alternatif lain, yaitu hokben yang 10ribuan. Ternyata juga ga da. Akhirnya kita nyebrang ke PIM 2. betapa lelahnya kaki ini, mana lapar pula. Yaudah,, begitu nyampe di pIM 2, buru2 nyari KFC ato hokben yang sesuai dengan kantong. Begitu udah pesen, langsung deh nyari tempat duduk yang nyaman. Butuh beberapa jam untuk menikmati makanan. Lumayanlah untuk pengganjal perut. Tanpa banyak basa-basi lagi, kami langsung menikmati.
Teennggg... saatnya kita pulang. Setelah selesai makan, dan beristirahat sebentar. Kami langsung pulang. Kita bertiga cukup puas untuk hari ini. Saatnya kita berpisah. Gw ma ayya pulang naik motor, sedangkan nur pulang sendiri dengan bus. Perjalanan yang cukup jauh untuk sampai ke parkiran motor. Setelah itu,, kita berdua pun langsung pulang kerumah masing2, terutama setelah si ayya nganterin gw pulang dulu.
Thank ya kawand atas hari ini...
Hari ini itu bener2 kita yang namanya jalan2. jalan2 pake kaki mpe pegelll...
Hahahahah....
Selasa, 29 Juni 2010
sudahi perih ini
Akhirnya ayya dapat juga ktmnya. Tapi harus diurus lebih lanjut, dan gw semakin dingin dibuatnya. Huffttt...
Tiba-tiba salah satu temen gw, langsung nodong pertanyaan yang bener2 bikin hati gw nyesek..
You know, apa yang dia tanyakan sama gw,,
“ dita, mank dita ga sakit hati, sang mantan jadian ma salah satu cewek di kelas?” tanpa merasakan perasaan gw sedikit pun, itu temen langsung Tanya to the point banget tanpa spak spik dulu.
Tanpa mandang tuh orang, gw pura-pura aja sibuk smsan. Gw tanya balik aja, “ mank mereka beneran jadian ya?” Tanya gw acuh tak acuh. Ya abis mau gimana lagi, hati gw udah nyesek banged. Daripada gw nangis kan mendingan gw acting dikit.
Teman gw itu langsung balik Tanya “ lho mank dita gag tahu ya,, mereka berdua kan lagi deket pedekate gitu, kemarin aja gw liat mereka berduaan di PU”
Oh mY Goat.. pliss dehh,, jangan tambah bikin hati gw panasss gillaaaa….
Dengan nada datar gw bilang aja “ terakhir sms si ngakunya baru pedekate ajah,, gag tau dah kalo sekarang mah udah jadian..
Dengan penasaran, yah walaupun sedikit perih, gw mencoba memberanikan untuk bertanya “ mank lo liad mereka berdua Di PU kapan?”
“ waktu kita pulang cepet,, kalo gag salah sie abiz dzuhur gitu…”
Gw hanya menganggukkan kepala
Oh tuhaannn,,, perasaan apalagi ini. seharusnya aku bisa merelakannya bersama perempuan lain. Tapi kenapa hati ini terasa sesak ya tuhaannn,,, sungguh kadang aku tak tahan, kalau melihat mereka berdua saling tatapan di kelas. Rasanya aku ingin terjun bebas saja, dari lantai 7!!!!!....
Harus sampai kapan gw begini terus,, memikirkan seseorang yang gag pernah ngerti tentang perasaan gw ini. terasa sesak, sesak, dan perih. Aku bisa saja tegar di depan teman2 gw. Tapi gw ga bisa munafik, gw masih ga bisa ngerelain dia jadian sama cewek lain. Tapi apa boleh buat, gw udah bukan siapa2 dia lagi. Gw udah gag berhak atas semua tentang dia.
Gw harus bisa merelakannya, melepaskannya, melupakannya..
Dengan cara apapun dan bagaimanapun…
Harus,,
Harus,,
Gw gag boleh terpuruk seperti ini…
Bangun dari mimpi buruk mu dita,,,
Come on...
tata hati mu kembali,,,
semangaadhhhhhhh
Senin, 28 Juni 2010
sahabat2 ku
.jpg)
ini teman-teman akrab ku di kampus...
SRI NURHAYATI, cewek kelahiran 11 agustus ini,, gw bingung mo ceritain apaan tentang nie bocah. hmm.. gini, setiap kali gw main kerumah nya, udah 2x gw main kesana, dimasakin sayur kangking terus,, enak bangedh lho.. kaya'a dia bakalan jadi penerus jadi chef ayya quin,, hahaha.. cewek yang punya panggilan lain yaitu inem ini,, memang jago masak, maklum tuntutan peran. anak bungsu ini, punya pacar namanya han, sering dipanggil kodok. oia, kadang nie anak suka nyebellin euy,, tiba-tiba mendadak menjadi pendiam, diam seribu bahasa. ga da angin ga da hujan. kita-kita punya nama buat dia yaitu jenk HAYAT. kadang pengalamannya, sering memberikan gw nasihat. mungkin terkadang nasib kita samaan.
WIDAD BASSALAMAH, inilah suhu kita,, cewek kelahiran 1 desember ini, bisa di bilang suhu kita, kenapa? karena dia tergolong rajin mengerjakan tugas, sehingga kita bertiga tinggal nyalin.. hehehe cewek yang tinggal di cengkareng ini, agamanya cukup kuat juga. ssstttt,,, kalau ngomong suara kecil bangedh. kadang-kadang kita ga ngerti apa yang dia ngomongin. hohoho... kalo yang jenk satu ini, punya nama lain yaitu jenk SALAM. cewek yang hobi dengerin salawatan ini, ngekost di pesanggrahan. kadang kost2annya buat kita markas main.
NUR WAHIDAH, cewek yang satu ini, penggemar berat Micheal Jackson. cewek yang kerap disapa nuy, nie.. bisa buat kita bertiga ketawa ngakak sama ulahnya dia. hahahaha,,, pokoknya tanpa dia kaya ada yang kurang deh. cuma sayangnya kadang-kadang lemot nie.. tapi kadang-kadang kok.. xixixi.. nuy ini paling sering ketinggalan gosip. gosipnya udah selese, eh. dia baru tau.. kaciman amadh yak,,
tapi walaupun dan bagaimanapun, dia pasti tahu kok.
kalo nur apa ya,, sebutannya,, hmmm.... aduhh gw lupa coi..
heheheh...
jenk WAHID..
dia itu paling benci kalo ada orang yang nyebut micheal jackson dengan jacko. wuih,, dia bakalan marah bangedh tuh..
ckckckck...
tapi gw salut ahh,, dia punya jaringan teman yang luas, karena sama2 penyuka jacko,, upss.. sory,, maksud gw micheal jackson. piss nuyy.. oia, dia ini punya hobi telat. entah hobi atau gimana, mau lagi materi kek, atau lagi ulangan juga, tetep aja telat.
pernah suatu hari dia dtang pagi, wuihh kita2 langsung bersorak senang lho.. hahahah
this is my best friend..
i luve yuu all...
Sabtu, 26 Juni 2010
my family

this is my family...
kami keluarga bahagia. kami terdiri dari 4 anggota. bapak, ibu, aku, dan adik ku yang gendut,, hahaha...
EKO YULIWIDIYANTO, pria kelahiran klaten 15 juli ini, termasuk bapak yang baik. selalu mengalah demi anak. tapi terkadang bapak sering pelit kalau diminta uang jajan. satu kebiasaan bapak yang buruk, yaitu merokok. udah berapa kali aku protes, tapi ga di hiraukan. bagi bapak, mungkin ga perlu makan, ketimbang ga merokok. merokok udah kaya minum obat, sehari 3x, sebelum dan sesudah makan. bapak ini, juga tergabung dalam suatu perkumpulan motor gitu, namanya honda dulu club. bapak sering touring kemana-mana. bahkan sampai ke lampung. ibu pernah bilang, sayang aku perempuan, coba saja kalau aku laki-laki, mungkin aku sudah diajak bapak keliling-keliling. yah, tapi apa boleh buat, aku terlahir sebagai perempuan. oia, bapak ini juga jago gambar lho!! aku sering kali berbuat curang. aku kan tidak bisa menggambar, so, setiap kali ada tugas menggambar aku serahkan tugas itu pada bapak, dan bapak yang mengerjakannya. maklum bapak pernah mengecap bangku kuliah di UNS solo,jurusan seni murni.
SRI PUJI HANDAYANI, wanita kelahiran 12 desember ini, ibu yang sangat menyayangi anak-anaknya. beliau rela melakukan apa pun, demi anak-anaknya. sungguh seorang ibu yang mulia. walaupun sedikit cerewet dan bawel, yah maklumlah namanya juga ibu-ibu,, ya ga? hehehe,,,
aku tak bisa membayangkan hidup tanpa ibu. semua aku kerjakan sendiri, kalau aku sakit tidak ada yang merawatku, tidak ada lagi yang bisa aku pamiti sebelum pergi berangkat ke kampus. huaaa,,, pkoknya tak bisa aku bayangkan. aku pernah berpikir sampai kapan aku bisa terus bersama ibu? mendengar omelannya, mendengar canda tawanya,, aku ingin selalu bersama ibu, tanpa terkecuali.
ANGGITA DYAH MENTARI, perempuan kelahiran 11 januari ini,, nyebelin tapi ngangein. kalau ada dia, bawaannya berantemm mulu,, tapi kalau ga da dia, rumah terasa sepi. badannya yang gendut, membuat aku gemas, sehingga tanpa aku sadari aku memukul, menyubit, tubuhnya yang gempal itu. oia, hati-hati tidur didekat dia, bisa-bisa kalian di tindih dengan badannya yang subur itu,, heheheh..
cewe yang sekarang kelas 3 sma ini, lebih punya banyak pengalaman ketimbang aku. dia punya teman-teman yang memang care sama dia. tidak seperti ku..
terkadang aku iri melihat dia punya acara dengan temannya, ingin sekali aku ikut, tapi sapa aku, main ikut gabung saja.
yaps,, inilah keluarga kandung ku..
keluarga yang sangat aku sayangi.. karena mereka lah yang mau menerima ku dengan segala kelebihan maupun kekuranganku..
hanya mereka,,
hanya mereka,,
hanya mereka yang aku miliki di dunia ini,,
i luph yuu all,,
bekas pacar
Bekas pacar.
Dimana-mana yang namanya bekas pacar ya tetap saja bekas pacar. Kadang masih ada rasa sayang tertinggal, namun bercampu dengan rasa sakit ketika dulu disakiti. Apalagi kalau punya mantan pacar yang satu kelas. Wah, butuh perjuangan banged untuk melupakannya. Apalagi kalau mantan pacar itu adalah pacar pertama. Hmmm,, entah harus bagaimana lagi untuk menghapus perasaan itu.
Awal-awal pedekate sie, gag masalah. Sering atau rajin sms, tingkat kepedulian mendadak menjadi tinggi, sering mencuri-curi pandang, tingkat kerajinan masuk sekolah/kuliah juga naik drastis. Semua itu dilakukan hanya untuk mendapatkan perhatian saja. Pertama-tama sie sms yang wajar. Tapi lama-kelamaan menjurus kearah yang lebih lanjut. Tapi biasanya kalau sudah sms yang khusus, mereka memakai alibi kalau mereka sms itu hanya ‘bercanda, so.. jangan dianggap serius ya..!’. Maksudnya sms khusus ini, sms yang memakai kata-kata mesra, such as yank, say, beibh. Lalu so care bangedh, udah mam belum? Lagi ngapain? Udah pulang belum? Sama siapa?. Yah, pokoknya sms-sms yang sudah sewajarnya dilakukan ma sepasang kekasih deh.
Ketika intensitas sms semakin tinggi, yang membuat kantong jebol karena harus beli pulsa terus-menerus hanya demi bisa smsan ria dengan ‘dia’. Seminggu full rasanya sudah cukup ber-pedekate, akhirnya entah dengan serius atau bercanda, ‘dia’ akhirnya menyatakan perasaannya, melalui sms. Karena hanya dengan sms kami dapat berkomunikasi. Di kelas kami jarang bangedh terlihat ngobrol. Kami hanya saling memandang, lalu tersenyum malu. Semula aku tidak percaya dengan kata-kata dia, mengingat aku maupun dia pernah menggunakan alibi yang sama. Aku sempat mengulur waktu sebelum menjawab. Aku mempertanyakan keseriusan dia. Yah, sejauh itu dia sukses membuatku percaya, dan lalu menerimanya.
Awal-awal pacaran, dia tidak mau kalau hubungan ini terekspos oleh teman-teman satu kelas. Entah apa maksudnya, tapi yang jelas dari awal, kita
Sebenarnya sie, aku menerima dia pun tanpa rasa suka. Aku berpikir kalau tidak sekarang kapan lagi aku bisa mengawali masa pacaran. Istilah kasarnya sie, mumpung ada yang nembak atau ada yang mau. Beberapa hari pacaran dengan dia, sebenarnya bukan pacaran yang seperti ini yang aku mau, yang aku bayangkan. Dalam bayanganku, yang namanya seorang pacar itu, kemana-mana selalu berdua, antar-jemput, jalan-jalan berdua, malam mingguan, yah dll. Tapi dengan berbagai alasan dia tidak melakukan apa yang aku bayangkan. Dia masih saja cuek, pulang masing-masing, ga ada agenda malam mingguan. Hufhhtt,,, pacaran macam apa ini?? Aku sempat kesal dengannya, dia sms aku jutekkin saja. Dia merasa, kalau aku sedang kesal dengannya. Dia bertanya, “apakah sudah cukup sampai disini saja hubungan kita?”. Aku berpikir kembali, aku baru beberapa hari menjalin hubungan ini dengan dia. Kalau aku berhenti ditengah jalan, berarti aku kalah. Dan cukup sampai disitu perjuangan ku dalam cinta. Akhirnya aku melunak. Dengan segala alasan aku berikan padanya. Akhirnya dia bisa menerima alasan palsu ku. Dan hubungan kita pun masih berlanjut.
Beberapa bulan kemudian, kampus kami mengadakan acara ke puncak. Aku berpikir disana kami bisa bersenang-senang. Bisa berfoto bareng. Bisa menikmati acara sebagai sepasang kekasih. Namun, apa? Dia sama sekali tidak peduli denganku. Memang di acara itu ada peraturan yang pacaran tidak boleh berdua-duaan. Tapi yang namanya pasangan baru, memangnya dia sama sekali tidak mau, berdekatan sedikit pun dengan ku? Benar-benar menyebalkan. Selama acara berlangsung hanya dia yang ada dipikiranku saja. Entah kenapa hati ini berubah menjadi suka. Setelah pulang dari puncak, tingkah menjadi-jadi. Dia mulai berulah. Mulai menjauhiku tanpa sebab, sms atau telepon tak pernah dibalas dan dijawab. Mau dia apa sie sebenarnya? Aku mulai berkeluh kesah dengan para sahabatku. Mereka mengamini kalau dia memang sekarang sudah berubah. Tapi mereka tidak sanggup untuk melanjutkan ucapan mereka. Mereka hanya meminta aku bersabar dengan semua keadaan ini. Tanpa absen, tiap hari aku mengirim sms padanya, berkata, “jaga kesehatan ya, yank! Jangan lupa mam” begitu setiap hari. Dengan harapan ia akan membalas sms-sms itu, namun tidak sama sekali. Aku sedih.
Beberapa minggu, dia sudah sembuh. Dia kembali peduli dengan ku. Aku kembali senang. Bahkan kami semakin dekat, dan kami pun sudah tidak malu lagi, memperlihatkan kedekatan kami yang memang lebih dari teman. Pagi-pagi dikampus sudah berdua-duaan di loby fakultas. Semakin jarum jam naik ke atas, kami pun pindah lokasi. Yaitu di perpustakaan fakultas lantai 7. Pacaran yang cukup ideal bagiku. Pacaran sambil belajar. Kalau bosan di perpus, kami sering duduk-duduk di tangga. Sampai-sampai tukang bersih-bersih kampus mungkin menghapal wajah kami. Karena setiap kali tukan itu bekerja, pasti kami sudah stand by di tangga. Saat-saat itu yang membuat hatiku semakin berdebar. Aku merasa beruntung memilikinya. Perasaan cinta sudah tumbuh. Bunga-bunga kasmaran sudah berbunga. Akhirnya sudah 1 bulan kami berpacaran, kami merayakannya dengan nonton. Aku tak menyangka, aku bisa merasakan pacaran juga, mengingat sudah berapa kali cintaku di tolak semasa smp-sma. Aku rela melakukan apapun demi dia.
1 bulan telah berlalu. Dia mulai menunjukkan tanda-tanda tidak bersahabat kembali. Dia mulai menjauhiku tanpa sebab. Yah, pokoknya kembali berulah. Aku berpikir mungkin ini hanya sesaat. Dan dia mungkin akan kembali ke seperti semula. Namun, ini berbeda. Ia berani mengganti status fb kita menjadi it’s complicated. Aku sedih. Entah mengapa ada perasaan takut kehilangan dia. Hubungan kita menggantung. Aku curhat sana sini, minta saran, pendapat. Huhftt,, semua itu aku lakukan hanya untuk dia. Beberapa hari setelah 2 bulanan kita, akhirnya dia memutuskan hubungan ini. Betapa hancur hatiku, membaca sms dari dia. Seketika aku langsung menangis sejadi-jadinya. Kalau berakhir begini, kenapa tidak sejak dulu saja aku yang memutuskan dia. Akhirnya kami kembali menjadi teman. Yah,, cukup teman..
Namun, cerita tidak selesai sampai sini. Mantan pacar semakin berulah ketika sudah jomblo. Kalian tahu,, apa yang sebenarnya terjadi?
Setelah kami putus, kami masih menjalin silahturahmi dengan saling bersms. Suatu hari, dia sangat kesal. Dan dia luapkan semua amarahnya padaku. Aku tidak terima. Aku maki balik saja dia. Dia pikir dia sapa. Akhirnya dia melunak, dia mulai bercerita. Bagai tersambar petir membaca pengakuan dia di sms. Dia menyukai salah satu sahabat ku. Kalian tahu bagaimana perasaan ku saat itu. Sungguh sakit. Teramat sakit. Dada terasa sesak, tak terasa air mata jatuh membasahi pipi. Keesokan harinya, aku minta semua sahabatku berkumpul. Lalu aku menginterogasi sahabatku yang disukai oleh dia. Akhirnya mereka menceritakan semua yang selama ini mereka tutup-tutupi dariku. Mereka memilih bungkam, daripada aku sakit di awal-awal. Mereka lebih mengerti duduk permasalahannya. Aku hanya bisa mendengarkan dengan baik. Berkali-kali mereka minta maaf, karena tidak cerita, karena pada saat itu aku sedang senang-senangnya pacara. Oh my god,, dalam hati, kenapa baru sekarang kalian menceritakan semua ini padaku. Setelah cinta sudah berkembang sangat jauh di hatiku. Kenapa tidak dari awal saja. Aku hanya bergumam saja, aku tidak mampu berkata-kata. Mulut diam membisu.
Beberapa hari, aku mencoba menata ulang lagi hatiku. Aku tidak boleh egois. Aku tidak bisa menyalahkan sahabat ku itu. Karena sahabatku tidak salah. Lagipula sahabat ku sudah menolak dia dengan berbagai cara, mulai dari yang halus, sampai yang kasar sekalipun. Tapi tetap saja, dia mantanku itu tidak kapok. Selama ini sahabatku membalas sms-sms dari dia hanya untuk menjaga tali silahturahmi saja, tidak lebih dari itu. Tapi mantanku saja, yang berulah. Hmm,, capek hati juga punya mantan kaya gini. Tugas kuliah juga menumpuk, melupakan aku akan mantanku sejenak. Namun, giliran liburan tiba, perasaan kosong mendera hati. Tak ada yang bisa diajak sms. Karena selama ini, hanya dengan dia saja aku smsan. Teman-temanku sudah ku lupakan. Tapi ya sudahlah, mungkin aku harus beradaptasi dengan keadaan ku yang sekarang.
Mulai memasuki babak awal lagi dalam kuliah. Lagi-lagi, mantan ku berulah. Aku dengar dia sedang dekat dengan salah satu teman di kelas. Oh, pliss,, kenapa harus sekelas sie?? Cewe itu memank termasuk ke dalam 5 cewe yang mantan ku suka di kelas. Dan kalian tahu, aku tidak termasuk ke dalam 5 cewe itu, lalu selama ini, dia kenapa jadian dengan ku? Apa maksudnya? Aku kesal, aku luapkan perasaanku dengan menulis status di Fb. Yeess,, tepat sasaran!!Cewe itu merasa, kalau status yang aku tulis ditujukan padanya. Dia langsung mengklarifikasi tentang gosip itu. Yah, aku sie berpura-pura saja, status itu bukan buat dia. Aku berkamuflase. Berakting dikit boleh lah. Semakin hari, aku melihat status cewe itu juga semakin ekstrim. Dia menunjukkan kalau dia memang sedang dekat dengan seseorang. Aku tahu sapa orang itu. Siapa lagi kalau bukan bekas pacarku. Aku bisa saja tersenyum kalau sedang berpapasan dengan cewe itu, tapi entah mengapa rasanya sakit ya. Berpura-pura baik, padahal hati sedang galau.
Mungkin bagiku tidak masalah kalau bekas pacarku jadian lagi dengan cewe lain. Tapi bisa ga jangan teman sekelas. Kalian berdua ingin membuat ku panas ya!! Jahat sekali kalian berdua padaku. Masih ada rasa sayang yang tertinggal untuk mantanku, sampai aku belum mendapatkan penggantinya. Aku memang tidak punya hak lagi atas mantan ku. Sekali mantan ya tetap saja mantan. Mau dia melakukan apapun, sudah tidak ada sangkut pautnya lagi denganku. Aku sudah tidak berhak ikut campur dalam kehidupannya. Yah, mungkin ini satu pelajaran buatku dalam menghadapi mantan yang sering berulah. Terlalu sakit bila melihat tingkah lakunya. Terlalu sakit bila mengingat kenangan yang dulu pernah ku ukir bersamanya, begitu aku tahu kalau dia hanya berakting menyukai ku. Good job buat mantanku, kamu sudah berhasil membuat ku percaya akan kata-katamu yang terlalu manis untuk dikenang. Terima kasih atas semua yang telah kau berikan padaku, manis pahitnya, sudah aku rasakan semua. Bahkan ampasnya pun belum aku buang.
Aku bingung kenapa masih saja aku sayang dengan dia. Yang telah mengoyak-ngoyak hatiku. Dia permainkan seenaknya. Habis manis sepah dibuang. Hanya sebagai tempat pelarian saja. Hanya sebagai boneka. Apalagi ya?? Terlalu banyak rasa sakit yang ditinggalkan oleh mu wahai bekas pacar.
Mulai sekarang aku mulai menyibukkan diri dengan kesibukan. Aku mengikuti organisasi yang lumayan bisa menguras waktu aku. Sehingga aku tidak lagi sempat memikirkan rasa sakit hati ini. Lagipula untuk apa aku memikirkan seseorang, yang tidak sama sekali peduli dengan ku,, untuk apa, percuma...
Sudah terima saja kenyataan..
Sudah saatnya tutup buku..
Sudah saatnya menyiapkan buku baru untuk kehidupan yang baru..
Thanks my ex boyfriend
Jumat, 25 Juni 2010
keluarga sevenlines

ini lah keluarga ku yang kedua,,
SEVENLINES
SAKTI WIBOWO, pria kelahiran October 1, 1978 ini mempunyai selera humor yang lumayan tinggi. beliau adalah pembina dari tim skenario FLP Ciputat. mas sakti ini adalah seorang penulis skenario handal, yang sudah menulis beribu-ribu skenario. selain itu mas sakti juga menulis novel, cerpen dsb. Pria asal solo ini, sangat baik sekali. sering mentraktir kita semua, hehehe..
pria berkacamata ini, sedikit banyak mempunyai kharima yang membuat para perempuan klepek2. entah dengan tulisannya, entah dengan kepribadiannya. oia, paling enak bicara dengan mas sakti itu ( bagiku) ngomongin tentang solo. karena mas sakti orang solo, jadi agak sedikit nyambung aja kalo lagi ngomongin tentang solo, entah itu tempat terkenal, makanan, kebiasaan orang solo, dll. mas sakti ini sudah aku anggap sebagai ayah ku sendiri.
FARABI FERDIANSYAH, pria kelahiran, November 26, 1990 , mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi UIN ini,
dia ini senior'a di sevenlines. pengalaman dia dalam dunia skenario mungkin lebih banyak daripada kita semua. kakak yang satu ini hobi telat. yah,,mungkin terlalu sibuk kali yaa,, aby ini punya ketawa yang lucu. suara ketawanya jadi aneh gitu,, heheheh
oia satu lagi,, aby ini paling gag bisa ngeliat perempuan cantik. pasti deh langsung dicakkin. hahahaha...
MUAZ ADAN, pria kelahiran March 13. mahasiswa UIN jkt, jurusan psikologi semester 4 ini, mempunyai kemampuan dalam membangun dramatik dari sebuah sinopsis. dan kemampuannya ini sudah diakui oleh mas sakti. track record dia lumayan juga. dia dan juga aby pernah membantu mas sakti membuat 1 segment dan itu ditayangin,, waw..!!! di kepalanya banyak bangedh ide2 dahsyat yang mampu membuat sebuah sinopsis menjadi hidup. cowok penggemar ariel peterpan ini, jago main gitar lho. dan juga jago dalam membuat lirik lagu. bahkan mas sakti pun pernah dibuat kan lagu,,
heemmm... jadi pengen dehhh..
ALI AL HARASY, pria kelahiran 16 juni ini, seorang mahasiswa UIN, jurusan MIPA KIMIA, fakultas SAins&teknologi, semester 4. katanya sie, kalo dikampus kak ali ini orangnya pendiem,, masa sie?? hahahha.. pria yang mempunyai tinggi paling tinggi diantara kita semua ini, mempunyai kepribadian sanguinis. dialah korban pertama yang terkontaminasi dengan virus binal'a aris nugraha. entah bagaimana penyebaran virus tersebut, belum diketahui sampai berita ini diturunkan. mungkin ini pertanda kalo kak ali soulmatenya aris kali yaa.
NUR HIDAYAT SALEH, pria kelahiran 2 January , ini temen 1 fakultasnya muaz, cuma mereka beda kelas. lumayan lah, sevenline punya 2 ahli psikolog. itung2 konsultasi gratis. nur itu mantannya aris, sebelum aris berpaling ke ali. cowok berkacamata ini, aktif dalam organisasi dikampusnya. dan dia itu baik sekali. suatu hari, dia pernah memperlihatkan beberapa presentasinya. tentang cinta dsb, yang membuat aku mengangguk-anggukan kepala, seperti baru memahami sekarang. dan juga dia pernah menunjukkan 1 film favoritnya yaitu cyborg she. dia sangat tergila-gila dengan film itu. film asal jepang itu, menjadi pengantar dia sebelum tidur. karena nur ini menyempatkan waktunya sebelum tidur untuk menonton film yang mungkin bahkan sudah beratus-ratus kali ia tonton. dia juga sama dengan ku, menyukai sinema taiwan yang berjudul MARS yang dimainkan oleh vic chou dan barbie tsu. dia pernah mengarang sendiri sebuah lirik yang musiknya berasal dari soundtrak MARS. dan itu berhasil membuat ku sakit perut, dan gigi menjadi kering karena keseringan nyengir. hahahaha
ARIS NUGRAHA, pria kelahiran 08 MEi , ini merupakan maskot dari sevenline. kenapa? karena dia bisa menghidupkan suasana saat peminatan menjadi sangat sersan, serius tapi santai. joke2 dia pun mampu membuat kita semua tertawa terbahak2. aris mempunyai gaya penulisan yang khusus. entah mengapa ketika membacanya, seperti mengalami sendiri. adakalanya abang yang satu ini menjadi mellow dan pendiam. kalau sudah begini, seperti ada yang kurang. walaupun raga ada di sekitar kita namun, jiwanya entah berada dimana. bisa dibilang, aris ini sumber virus binal, yang belakangan diketahui oleh creator kita, MUAZ ADAN. korban pertama yang sukses terjangkit virus ini adalah ALI AL HARASI. hati-hati ya, virus ini lebih berbahaya daripada virus apapun di dunia, dan belum ditemukan obatnya!!!
ini hanya sebuah joke yang beredar di lingkungan sevenlines. binal disini bukan berarti binal sesungguhnya ya! bukan kenyataan kok. aris orang baik2 tentunya. namun, anehnya.. kalo di sevenlines aris ini banyak omong,, tapi giliran lagi perkumpulan FLP, mendadak jadi putri malu yang diam seribu bahasa yang hanya bisa nyengir kuda,, hahahaha..
oia satu lagi, aku ma aris itu sama2 penyuka sinema korea yang berjudul SASSY GIRL CHUN HYANG.
oia, waktu aris ke lampung sebenarnya dia berniat wat bernostalgila. gitu2 aris pernah mengecap sekolah di lampung lho.. mau tau nama sekolahnya? wah sekolahnya sudah sangat terkenal,, yaitu WAY KAMBAS
YUDISTIRA KUSUMA, pria kelahiran 1 juni ini, mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi, 1 fakultas ma aby. yudi ini sebenarnya mengikuti 2 peminatan, yaitu sastra dan skenario. mahasiswa semester 2 ini, mempunyai kemampuan dalam sastra yang sangat hebat(amin). dia pernah mengomentari cerita aris, dan itu didukung oleh mas sakti. kemampuannya dalam sastra sudah tak usah diragukan lagi. yudi ini sangat cerdas, agamanya juga kuat(amin). cuma sayangnya yudi ini kadang-kadang suka jutek!! tapi for all its ok lah, no problem.
si a'a yang satu ini punya kampung di lampung. dan beberapa hari kemarin, sevenlines(minus aku ma muaz) and bunda anna , pada berangkat kesana. selain mas sakti yang memang ada acara, anak2 yang lain juga jalan2 ke lampung. mereka menginap dirumah yudi. and pulang2 mereka ada gosip baru,, aby sama pita!! pita itu adiknya yudi. yah, kalo gw jadi yudi sie, sabar2 ajah punya adik ipar kaya aby,, hehehehh...
cuma sayangnya,, oleh2 dari lampung gagal aku nikmati,, hiks
yudi ini mempunyai kepribadian yang menarik. melalui tulisan-tulisannya yang tidak menyesatkan tentunya, mampu membuat semua orang terpana.
menurut aku sie, yudi itu mempunyai suara yang tegas, jadi kaya orang lagi marah2, padahal maksudnya bukan begitu. dan dia itu tipikal yang mudah bergaul. asalkan jangan salah pergaulan aja ya yud,, heheh
ini lah keluarga sevenlines.
walaupun kita tidak mempunyai hubungan darah, tapi kita seperti sudah menjadi saudara sendiri.
skenario lah yang menyatukan kita semua.
mas sakti lah yang mampu membaurkan kita semua yang berbeda latar belakang.
karena seperti keluarga sendiri, maka terbentuk sevenline ini.


